Beranda > e-learning > Kumis Kucing

Kumis Kucing

BAB IPENDAHULUAN 

1.1.  Latar belakang            Di zaman sekarang ini akibat ketidaktahuan masyarakat akan manfaat Daun Kumis Kucing sehingga banyak dari mereka yang terserang penyakit radang kandung kemih, ginjal, dan rematik langsung pergi ke dokter padahal hanya dengan mengkonsumsi Daun kumis kucing mereka dapat sembuh dari penyakit radang kandung kemih, ginjal, dan rematik.            Tanaman obat yang ada di pekarangan seperti kumis kucing sangat berkhasiat untuk penyembuhan berbagai penyakit seperti radang kandung kemih, ginjal, rematik, dan masuk angin. 

1.2.  Tujuan

            Tanaman obat kumis kucing sudah dikenal sejak lama cara pembudidayaan dan manfaatnya yang dapat mengobati berbagai penyakit, namun dalam karya tulisan ini hanya menguraikan bagaimana cara :

1.2.1                    Memanen Daun kumis kucing1.2.2                    Mencuci  Daun kumis kucing1.2.3                    Mengeringkan Daun kumis kucingSedangkan cara pembudidayaannya tidak diuraikan disini. 

1.3  Manfaat            Dengan membaca karya tulis ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui informasi tentang tanaman obat daun kumis kucing baik manfaat, cara memanen, mencuci dan mengeringkan daun kumis kucing yang siap untuk dikonsumsi.
1.4  METODE PENGUMPULAN DATA            Penyusunan karya tulis ini menggunakan metode membaca/studi pustaka.1.5 SISTEMATIKA LAPORANBab I                   Pendahuluan                            1.1       Latar Belakang                            1.2       Tujuan                            1.3       Manfaat                            1.4       Metode Pengumpulan Data                            1.5       Sistematika LaporanBab II     Landasan TeoriBab III    PembahasanBab IV    Daftar PustakaBab V                  Penutup                            5.1       Kesimpulan                            5.2       Saran 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IILANDASAN TEORI 

2.1     Cara-cara memanen daun kumis kucing agar mendapat hasil yang terbaik. ( Ir. Yuli Widyastuti Siswanto )2.2     Beberapa cara mencuci daun kumis kucing setelah dipanen. ( Ir. Yuli Widyastuti Siswanto )2.3     Beberapa cara mengeringkan daun kumis kucing setelah dicuci. ( Ir. Yuli Widyastuti Siswanto ) 


BAB IIIPEMBAHASAN 

Untuk mengetahui bagaimana cara menyiapkan daun kumis kucing yang siap untuk dikonsumsi berikut ini akan diuraikan bagaimana cara Memanen, Mencuci dan Mengeringkan Daun kumis kucing.2.1       Cara memanen daun kumis kucing          Menurut Ir. Yuli Widiyastuti siswanto,1997: 67 mengatakan bahwa, ”Memanen daun kumis kucing pertama-tama pada umur 3-4 bulan. Daun dipanen dengan cara memetik pucuk berdaun 3-4 pasang. Pemetikan selanjutnya dilakukan 2-3 minggu setelah pemetikan pertama” sedangkan menurut www.geogle.com bahwa, ”daun dipanen dengan memetik pucuk berdaun 3-5 helai kemudian merempal daun-daun tua di bawahnya sampai helai ke 10”. 

2.2     Cara mencuci daun kumis kucing          Menurut Ir. Yuli Widiyastuti siswanto,1997: 68 mengatakan bahwa, ”Pencucian daun kumis kucing dapat dilakukan dengan menggunakan sistem bak bertingkat atau air mengalir.Setelah selesai dicuci daun harus segera ditiriskan agar terbebas dari air sisa cucian sedangkan menurut www.geogle.com bahwa pencucian dilakukan dengan air bersih, ”jika air bilasannya masih terlihat kotor lakukanlah pembilasan sekali atau dua kali lagi.Hindari pencucian terlalu lama agar kualitas dan senyawa aktif yang terkandung didalam tidak larut dalam air”. 

2.3     Cara mengeringkan daun kumis kucing          Menurut Ir. Yuli Widiyastuti siswanto,1997: 68-69 mengatakan bahwa, ”Sebelum melakukan pengeringan daun kumis kucing, daun kumis kucing tersebut harus diangin-anginkan dahulu selama semalam.Setelah daun layu baru dikeringkan dengan menggunakan alat pengeringan atau dijemur langsung. Pengeringan dihentikan setelah bahan cukup kering yang ditandai dengan hancurnya daun setelah diremas sedangkan menurut www.geogle.com bahwa pengeringan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan sinar matahari atau dengan alat pemanas/oven.Pengeringan dengan sinar matahari dilakukan di atas tikar atau rangka pengering, selama pengeringan daun harus segara di bolak-balik setiap 4 jam sekali.pengeringan di dalam oven dilakukan pada suhu 50°-60°C.
BAB IVDAFTAR PUSTAKA 

1)      Ir. Yuli Widiyastuti Siswanto. 1997. Penanaman Hasil Panen Tanaman Obat Komersial, Tawangmangu : Trubus Agriwidya.2)      Anomimous. 1989. Vademekum Bahan Obat Alam. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.Jakarta.411 Hal.
BAB VPENUTUP 

5.1  Kesimpulan

            Tanaman obat yang ada di pekarangan seperti kumis kucing sangat berkhasiat untuk penyembuhan berbagai penyakit seperti radang kandung kemih, ginjal, rematik, dan masuk angin.

            Dengan membaca tulisan ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui cara Memanen, Mencuci dan Mengeringkan daun kumis kucing yang siap utnuk dikonsumsi 

5.2  SaranDengan tulisan singkat ini, diharapkan pembaca dapat memahami cara Memanen, Mencuci dan Mengeringkan Daun kumis kucing dan diharapkan pembaca juga mengetahui manfaat dari daun tanaman kumis kucing, saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan didalam tulisan ini untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun

Sekian dan terimakasih

creat by – ronnie -

About these ads
Kategori:e-learning
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: